0
Dikirim pada 14 November 2015 di Properti

Siapa yang tidak ingin segera memiliki rumah? Ya, bisa memiliki rumah dan kendaraan pribadi merupakan impian pribadi kita masing-masing. Tidaklah mudah bisa memilikinya tanpa kita bisa memiliki uang terlebih dahulu. Memang sungguhhlah beruntung bagi orang yang bisa memiliki rumah khususnya tanpa harus bekerja. Tetapi, bagi orang yang tidak seberuntung itu, mereka harus bekerja, bekerja dan bekerja untuk bisa mewujudkan impiannya itu. Setelah memiliki penghasilan dari pekerjaan, tidaklah begitu saja kita bisa langsung memiliki rumah. Bisa kita perhitungkan saja, rumah di zaman seperti saat ini norma harganya saja sudah ratusan juta, sedangkan kita yang berpenghasilan sekitar 3 juta perbulan, tidaklah bisa langsung membelinya dengan kontan. Maka, solusinya adalah dengan cara mengajukan KPR.

Mengajukan KPR merupakan solusi yang bisa dibilang jalan pintas bagi kita yang ingin memiliki rumah impian, meskipun kita belum memiliki uang yang cukup untuk membelinya. Ya, memang KPR sendiri merupakan cara bagi kita untuk bisa membeli rumah di atas lahan dengan cara meminjam dana atau uang melalui bank. Cara mengajukan KPR di tiap masing-masing bank pada umumnya sama, Hal yang membedakannya adalah seputar cicilan dan bunganya. Syarat utama yang biasa diberikan oleh bank yaitu seperti memiliki rekening tabungan, memiliki penghasilan yang tetap, sudah memiliki rencana rumah mana yang akan dibeli, dan menyiapkan beberapa dokumen seperti data diri, fotokopi surat-surat IMB, PBB, dan sebagainya.

Setiap bank di Indonesia ini khususnya, saling berlomba untuk memberikan pinjaman KPR yang menarik para debiturnya atau pihak yang meminjam uang kepada bank. Salah satu bank yang memberikan kemudahan dalam syarat atau cara mengajukan KPR adalah Bank BTN. Bank BTN sendiri ingin membantu para debitur agar bisa memiliki rumah impian tanpa membebani syarat-syarat yang menyulitkan bagi debiturnya. Agar dapat dengan cepat dan mudah mengaturnya, untuk mengajukan KPR seperti yang sama di atas bahwa kita harus menyiapkan dokumen-dokumennya. Dana yang harus kita siapkan untuk awalnya kurang lebih adalah 30% dari harga rumah. 



Dikirim pada 14 November 2015 di Properti
comments powered by Disqus


connect with ABATASA