0
Dikirim pada 16 Oktober 2015 di Kesehatan

Pembengkokan tulang belakang atau yang sering di sebut dengan skoliosis memang untuk saat ini semakin merebak. Penyakit ini lebih cenderung terjadi di anak-anak yang berada sebelum masa pubertas. Kebanyakan dari kasus ini menimpa anak dan bersifat lebih ringan serta tidak perlu untuk melakukan berbagai macam tindakan. Akan tetapi mereka juga harus diawasi dengan cara yang saksama, bahkan sangat di sarankan untuk menjalani serangkaian X-ray dengan rutin. Rasa nyeri dan kesulitan untuk bernafas seringnya dirasakan oleh sang penderita bila tulang yang melengkung bertambah semakin parah.

Gejala dari kelainan tulang belakang ini bisa di lihat dari berubahnya penampilan seperti pinggul, dada, hingga bahu. Gejala dari penyakit ini yang bisa Anda lihat dari penampilan secara fisik bisa seperti salah satu pinggul terlihat lebih menonjol, penderita akan lebih condong ke satu sisi, salah satu tulang akan lebih nampak tinggi, hingga salah satu tulang akan lebih semakin menonjol. Penyakit ini juga bisa menyebabkan nyeri di punggung. Walaupun tidak semua penderita dari penyakit ini mengalami hal yang satu ini, namun untuk penderita dewasa memang sangat sering untuk mengalami nyeri yang berada di punggung dan seringnya ada di titik lengkungan tersebut terjadi.

Sakit yang dialami oleh penderita ini cukup beragam. Beberapa penderita dari penyakit ini ada yang mempunyai rasa sakit serta menjalar dari tulang hingga tulang belakang ke pinggul, kaki, hingga tangan. Apalagi ketika mereka sedang berdiri atau berjalan. Rasa sakit ini akan mereda apabila mereka berbaring dengan punggung yang lebih lurus di salah satu sisi bagian tubuh. Sebagian dari penderita ini mengalami nyeri seperti nyeri di punggung hingga sulit untuk bernafas.

Perlu Anda tahu jika penyakit skoliosis ini bisa mempengaruhi sistem dari saraf apabila ujung saraf lebih tertekan karena tulang melengkung. Hal ini bisa menyebabkan kaki lebih terasa kebas bahkan lemah. Sebagian penderita dari penyakit ini untuk yang berjenis kelamin laki-laki bahkan bisa disfungsi ereksi. Untuk gejala yang ada di anak-anak mungkin tidak di ketahui karena menyerang secara perlahan.

Baca juga : Mengenal Penyakit Pembengkokan Tulang Belakang Pada Anak



Dikirim pada 16 Oktober 2015 di Kesehatan
comments powered by Disqus


connect with ABATASA